Mengenai Saya

Foto saya
PENAMPEN B SIMALEM, KABANJAHE, Indonesia

Mejuah-Juah

Laman

Senin, 11 April 2011

Sabtu, 02 April 2011

Puisi Cinta Aku Untukmu Sayang

Aku masih disini Terpaku, termenung, terdiam

Dalam kelam dan gelapnya malam

Melayang angan dan fikiran

Entah,,menuju kemana arahnya



Akupun masih disini..

menelusuri detik demi detik

Waktu yang berjalan mengukir kenangan

Senyum, tawa, sedih, dan gembira

Semua menyatu dalam perasaan



Aku masih disini

Menanti…berharap..



Aku masih tetap disini

Memeluk bayangmu dalam kegelapan

Mendekap Kasihmu dalam hening malam

Aku,,untukmu sayang ........

Cinta Kasihku

cinta dan kasihmu tidak pernah hilang

walaupun kita tidak dapat bersama

namun cintamu akan tetap tinggal di hatiku


Perpisahan CInta Sejati

Ribuan jalan telah kita lewati

Berbagai rintangan telah kita lalui

Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri

Penuh suka maupun duka di hati



Semua bukanlah sekedar kenangn

Semua bukanlah sekedar renungan

Saat kita dalam kebersamaan

Dalam suka maupun pengorbanan



Namun, kita tlah tahuKita tak selamanya bersatu

Menempuh jalan hidup yang bertabur debu

Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu



Saat berpisah harus menyapa

Ku tak ingin kau teteskan air mata

Ku tak ingin kau berduka

Karena hati kita kan tetap bersama



Sahabatku tercinta!!Inilah hidup

Kadang kita membuka

Suatu saat kita kan menutup



Sahabatku tercinta!!

Ku ingin kita kembali bersama

Di saat harta tak lagi berguna

Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela

PANTUN CINTA

Anak itik mulailah terbang

Ambilkan dedak berilah makan

Janganlah adik merasa bimbang

Segala kehendak abang tunaikan



Membawa peti dari malaka

Berisi pakaian si anak raja

Kalau hati sudah merasa suka

Semua keadaan indah di mata



Ikan batu di atas bara

Pohon selasih di tepi kota

Pikiran buntu badan sengsara

Bila kekasih jauh di mata



Ada budak membuang dedak

Penuh setimba di celah batu

Berdua tidak, bertiga pun tidak

Kekasih hamba hanyalah satu



Di celah batu bunga terselit

Lembut debu bunga seroja

Kasih tuan kasih di kulit

Tanam tebu di bibir saja



Rumah di kota amatlah bersih

Tempat bermain si orang kaya

Berpantang mata berasa kasih

Jumpa yang lain lupakan saya



Pokok selasih pokok bayam

Dalam kepuk buah berangan

Seorang kasih seorang sayang

Tidak bertepuk sebelah tangan



Rumput kuberantas habis rata

Burung serindik mematuk betik

Beribu melintas di depan mata

Hanyalah adik yang paling cantik



Menjadi tamu di hari raya

Penganan sura rasanya tawar

Hendak bertemu apakah daya

Hanya suara menjadi penawar



Dinda cantik tinggi semampai

Dada bidang rambut mengurai

Putih melepak lembut gemulai

Kakanda melihat rasa terkulai



Walau banyak bunga di taman

Bungan mawar masih dikenang

Walau banyak kupunya teman

Dalam hatiku dinda seorang





Pohon selasih tumbuh melata

Tumbuh perdu jauh di sana

Sepasang kasih mabuk bercinta

Siang merindu malam merana



Tinggi-tinggi burung merbuk

Terbang melayang ke tanah rata

Hati teringat mulut menyebut

Wajah terbayang di depan mata



Hujan basah habis pun basah

Duduk sendiri tidak mengapa

Sudah lama kita berpisah

Baru kini kita berjumpa



Bunga saya bunga melati

Bunga-bungaan harum baunya

Kasih saya sepenuh hati

Kasih tuan ke mana hinggapnya



Pungguk terbang di atas awan

Hampir tak terlihat oleh mata

Kalau hati rindu-rinduan

Rindu di hati meronta-ronta



Anak itik di sambar elang

Dari sumur sampai ke kali

Tinggalkan adik abang kan pulang

Panjang umur jumpa kembali



Putri di taman memakai gelang

Rambut berurai bawa mahkota

Bunga idaman disambar orang

Jatuh berderai si air mata



Sayang-sayang mabuk kepayang

Bunga di taman disunting kumbang

Belum dapat abang disayang

Sudah dapat abang dibuang



Melompat belalang di atas kapuk

Melihat orang hendak berperang

Alangkah malang si bujang lapuk

Bunga di tangan disambar orang



Kalau ada sumur di ladang

Mandi jangan di bulan terang

Sudah nasib celaka badan

Tunangan hilang dibawa orang



Ikan di laut garam di darat

Dalam kuali bertemu jua

Hati terpaut janji terikat

Atas pelamin bertemu jua



Ikan di laut asam di darat

Dalam kuali bertemu jua

Orang jauh berkirim surat

Berkali-kali dibaca juga



Sayang selasih tidak berbunga

Engganlah kumbang untuk menyapa

Sayang kekasih tidak setia

Badan merana kini jadinya



Bunga yang malang jaga dirimu

Janganlah layu sebelum kembang

Pupuklah iman dalam hatimu

Kalau kau layu dibuang orang



Ukir-ukirlah si kayu jati

Jadikanlah sebuah jambangan

Pikir-pikirlah sebelum terjadi

Jangan menyesal kemudian



Berbaju batik mata memikat

Melirik senyuman memukau semua

Duhai cantik saya terpikat

Bolehkah tahu siapa namanya



Bunyi lagu membangkit suasana

Bunga mekar di depan mata

Sunyi rasa tak dapat bersama

Kekasih hati jauh di sana



Layang-layang terputus tali

Jatuh ke bumi melayang laju

Duhai kekasih aku berjanji

Aku tercipta hanya untukmu



Hujan turun laut memburu

Dingin malam mengusik kalbu

Biar batu menjadi debu

Aku tetap sayang padamu



Ada jantung ada debaran

Ingin bertanya tetapi malu

Kumenunggu penuh harapan

Sudikah engkau menerimaku



Kelap-kelip bintang bertaburan

Cuma satu yang tampak terang

Sungguh banyak gadis pilihan

Hanya dinda yang paling kusayang



Kelap-kelip bintang bertaburan

Begitu indah bagai berlian

Sungguh banyak gadis menawan

Hanya dinda yang kurindukan



Kelap-kelip di tengah malam

Cahaya bintang sangat menawan

Biar cinta banyak rintangan

Akan kujaga dengan kesetiaan



Kelap-kelip bintang seribu

Indah menawan di tengah malam

Sungguh aku sedang merindu

Rindu di hati yang paling dalam



Kelap-kelip bintang menari

Indahnya bagai mata bidadari

Dinda kuharap menjaga diri

Untuk diriku sampai ku kembali ..

Doa satu menit

Tuhan Yesus,

terima kasih untuk ladang yang telah Tuhan sediakan kepada kami,

di mana kami dapat bekerja dan berkarya,

mempergunakan dan mengembangkan

talenta yang Engkau berikan,


serta mencari nafkah.



Kami mengingat akan sesama yang sampai

saat ini masih berjuang untuk mencari

pekerjaan,kami berdoa mohon pertolonganMu

atas mereka.



Kami tau bahwa saat ini tidaklah mudah

untuk mencari pekerjaan,banyak para muda mudi

yang baru lulus dari Universitas pun belum

mendapatkan pekerjaan.

Bahkan banyak kepala rumah tangga ataupun

istri yang stress dan depresi,

dan mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya

karena tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarganya.





Ya Tuhan,

kami sedih jika mendengar berita ada begitu banyak

orang yang tertekan oleh beban ekonomi yang

berat, dan mereka menjadi kehilangan pengharapan.



Kami mohon berilah pertolonganMu Tuhan,

bimbinglah mereka yang sedang berjuang mencari

pekerjaan ini,agar ada kesempatan – kesempatan

yang terbuka bagi mereka untuk mendapatkan

tawaran pekerjaan,dan mereka dapat mengikuti

setiap test atau interview dengan baik,dan

diterima bekerja sesuai dengan talenta maupun

bidang yang mereka tekuni.



Tolonglah mereka untuk dapat mengatasi

segala rintangan,dan taruh di hati mereka

pengharapan yang tak pernah pupus,percaya

bahwa Engkau Tuhan adalah Allah yang perduli,

yang akan memberikan apa yang mereka perlukan,

yang akan mencukupi setiap kebutuhan mereka,

yang akan menjawab setiap permohonan doa yang

dinaikkan dengan sungguh – sungguh.

Jangan biarkan mereka cepat untuk menjadi putus asa,

melainkan beri mereka kekuatan dan semangat

untuk tetap berjuang dalam menghadapi

berbagai pencobaan dan rintangan dalam hidup ini.





KepadaMu ya Tuhan,

kami panjatkan doa permohonan ini.

TERAKHIR KALINYA

Seucap kata membuat hati terluka



satu pilihan yg berujung kekecewaan



suatu keputusan yang dipikir secara logika



mengakibatkan kehancuran bergejolak permasalahan



andai saja kubisa, andai saja ku sanggup



andai saja kudapat berucap



akan ku peluk kau yang erat tuk terakhir kalinya



tapi sayang, ku tak sanggup tuk melihat langsung itu semua



dan ku hanya dapat berucap “maaf, maafkan aku,



i cant love u forever, im sorry, good bye..



slamat jalan, tak ada lagi kata yang merasuki fikirku



tapi kekecewaan karna tak bisa memberikan suatu pilihan



pasti yg akan membawamu bangun dari tidur tak berdaya



i love u .........

Kisah Cinta yang Menyakiti ..!!!

Saat berada pertama kali melihatmu



getar rasa dalam dada….



lama lama perasaan ku ke kamu semakin dalam



dan saat kamu mengatakan cinta….



ku terbuai dalam kata kata indah mu…



tapi siapa yang bisa menebak!!!



kalau ternyata kamu hanya mempermainkan perasaan dan cinta yang terlanjur telah



ku berikan padamu…..



dan kau lebih memilih dia dari pada ku



yang jelas jelas telah menerima kamu apa adanya



apa kau tahu sakitinya hatiku karena ulahmu ?



apa kamu tahu betapa menderitanya aku ?



kenapa kau mempermainkan cinta tulus ini !!



apa salah ku sehingga kau meyakitiku ?

KAU YANG DISANA

Apa kabar sayangku

Kau yang nun jauh di mata

Kau yang tak pernah aku lihat lagi



Senyum mu... Tawa mu dan aroma tubuh mu

Tak kan pernah hilang di hatiku

Takkan pernah kubiarkan cinta mu tenggelam

Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi



Ingin ku rajut kembali asrama sperti yang dulu

Disaat kita selalu mengungkapkan isi hati kita

Disaat kita berbagi suka duka



Andai saja ku bisa mengubah takdir ini

Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku

Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku

Ku ingin kau kembali di sisiku....



Semoga cinta kita takkan pernah pudar

Seiring berjalannya waktu

Semoga Kau dan aku tetap menjadi satu

Walai cobaan ini terasa berat....



Biarkan cinta kita tetap menyatu

Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati

Biarkan Jarak menjadi penghalang mata kita...

Tetapi Hati kita takkan pernah berpisah .....

Sakitnya Hati Yang Terluka

Duduk terdiam dan termangu yang kulakukan

Hanya linangan air mata yang kurasakan

Hati terasa tersayat belati cinta

Begitu perih dan menyakitkan...



Kenapa baru sekarang aku merasakan?

Setelah hatiku merasa kebahagian

Begitu senang dan ingin terbang rasanya

Hingga aku lupa siapa aku sebenarnya!!!



Aku ingin sekali mengutuk dirinya

Karena dia berani membuat hatiku terluka

Cukup sekali ini saja aku merasakannya kejamnya percintaan.

Dan aku ingin sekali melihat dia terluka dan tersiksa oleh kejamnya cinta....



"Agar dia juga meraskan,apa yang telah aku rasakan saat ini"



Mencintai dengan sepenuh hatiku

Seluruh jiwa dan ragaku,tlah ku serahkn untukmu

Hanya tinggal rasa dan kulitku saja yang tersisa

Begitu besar cintaku padamu



Hanya hitungan hari aku berhubungan denganmu

diselembar kertas kita tlah mengukir mimpi

Begitu indah mimpi itu bagiku

Sehingga begitu sulit untuk aku lupakan.



Kau menanam benih-benih cinta di hatiku

Mereka semua,tumbuh subur tanah perasaanku

Namun semua tlah layu karena perubahan dirimu

Karena hanya hujan air mata yang slalu menyiraminya



Sehingga mereka enggan untuk tumbuh lagi!!

Karena yang mereka harapkan adalah hujan kasih sayang,

bukan hujan air mata!!

Aku sadari,memang sikapmu kini tlah berubah!!



Dulu hatiku secerah pagi dan seindah malam

Tapi kini tinggallah malam yang tak berbintang.

Setelah kau pergi dari hatiku,

Aku gak tau kau akan tau isi hatiku!!!!

Apakah seperti itu rasa cinta sesaat????



Pesan Tulisan: apabila mencintai,janganlah setulus hati apabila kamu belum mengenal isi hatinya!!!!

Di Tinggal Kekasih

Untuk apakah diri ini termangu



Demi siapakah hati ini berseru



Dimana lagi harus kucari bayangmu



Sampai kapankah ku harus menunggu



Ku berpikir bagaimana lagi caraku mengadu



Di benakku hanya tersimpan tanya mengapa engkau berlalu meninggalkanku



Dalam kesunyian aku mencari



Jawaban rindu yang terus menyakiti



Di bawah terik mentari aku menanti



Kehadiranmu wahai penyejuk hati



Dalam bayang keraguan yang senantiasa menguasai



Namun ku takkan pernah menyerah



Meski raga ini begitu lelah



Raga yang penuh rasa bersalah



Raga yang selalu kalah



Saat berperang melawan amarah



Namun selalu kucoba melangkah



Hadapi semua cobaan meski tiada arah ....

Wari enda ..Wari Si badia ...

Dibata Kap Njagaisa

Dibata kap njagaisa gedang berngi

aku medem nderbih nai,

Je medak aku bas erpagi-pagi

GelarNdu kupebelin ras kupuji,



Wari enda wari ni Dibata ale,

Sialoken janh m’riah lah ukurta

Dage baNa ‘ndesken keg’luhenta ale

Bas nembah muji g’lar Na si Badia



Kawali dage aku gedang wari

Meriah ‘tahsa gulut gia sekali

Pesalanglah ukurku genduari ‘

lah banci kualoken simehuli



Temani ibas aku ngelayasi

Dahin si lenga tembe kudahi

Si murde gelah banci salangsai

B’rekenNdu bangku gegeh lako ndungi ..



TuahiNdulah sanga aku encari

Muat asam kegeluhen teptep wari

Gia iblis ng’rimrim la erngadi-ngadi

Ras kam tentu ukurku enggo sipi ..



anak-anakndu si badia ...



ersemulih ka kami Tuhan ngaloken kesahndu si badia e .

janah i dudurkendu alu tandu si melias ...



Jenari kami pe labo lupa ertoto ..

janah muji gelarndu sibadia ...

Amin ....

KENANGAN SAAT BERSAMA MU

S

atu persatu semua pergi meninggalkan..................



aku tinggallah diriku sendiri berteman sepi.............



indah masih terasa saat-saat bersamamu dulu..........



bahagia terasa saat itu..........



namun sekarang dirimu sekarang sudah ada yang memiliki...



dia memang yang pantas untukmu...



mungkin sudah takdir ini takkan pernah kusesali sayang ini....



tak pernah ku sesali cinta ini...



kan kusimpan selalu dalam hati ini kan...



kujadikan lembaran kenangan dalam hati...



kenangan tentangmu kenangan saat bersamamu . ...



kenangan yang kan kubawa sampai akhir hidupku ...

{ENGKAU LAH BERSERTAKU }

Tuhan Yesus Juru Selamat,



Waktu bergulir terus, minggu demi minggu begitu cepat berlalu tanpa terasa.



Jika aku merenungkan semua hal yang terjadi dalam hidupku, aku sangat bersyukur karena Engkau Tuhan yang senantiasa



berada di sampingku dan menyertai perjalanan hidupku.



Meski jalan hidupku tak selalu mulus, kadang begitu berat dan sulit, namun dengan menjalaninya bersama-Mu,



bebanku lebih



ringan dan aku dimampukan untuk berjalan terus maju menatap ke depan.



Ya Tuhan Yesus,



Masih banyak hal – hal yang ingin kulakukan dan belum kulakukan.



Tolong aku Tuhan agar aku bijaksana dalam menggunakan waktu, sehingga tak ada yang terbuang percuma.



Jangan biarkan aku menunda-nunda pekerjaan atau hal-hal yang mesti aku lakukan.



Kiranya setiap kesempatan dan peluang yang ada dapat kugunakan dengan sebaik-baiknya, dan dimanapun ada

kesempatan untuk berbuat baik bagi sesama, biarlah aku dengan segera melakukannya.



Selama hidupku di dunia ini, aku ingin agar kehidupanku tidak sia-sia, tapi boleh menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan



namaMu Tuhan.



Puji dan syukur aku naikkan hanya bagi-Mu,



Tuhan Yesus Juru Selamatku.



AMIN ...

Minggu, 06 Maret 2011

Lagu Karo,Lonceng gereja.

Lagu Karo,Lonceng gereja.

Lagu Karo Sembelahen ate ngena - Merry br tarigan

merry br. tarigan - sikupertenahi lanai erluah

merry br. tarigan - sikupertenahi lanai erluah

Lagu karo - Engkai maka aku tubuh (Merry br tarigan)

Lagu karo - 100 Persen kam puna na ( Langsat Tarigan)

ula erjudi

Tegun Sinaruh

pertagisan

Lagu karo - Anak Melumang ( Siti aminah br ginting)

tadingken nande

Nadingken Anak

Lagu Karo Banjir Bandang Bukit Lawang

Lagu Karo Banjir Bandang Bukit Lawang

Lagu Karo Berkat.mp4

emas sepuhen anta prima ginting

Sabtu, 05 Maret 2011

Anta Prima - Dahlia

Anta Prima - Dahlia

Anta Prima - Dahlia

Anta Prima - Dahlia

ganyang malaysia - indonesia dilecehkan

Dahlia

Dahlia

Turi-turin : BATU GANG-GANG

Turi-turin : BATU GANG-GANG

Percintaan Karo Tempo Doeloe

Percintaan Karo Tempo Doeloe

ABG Dijual Teman Sendiri ke pria Hidung Belang

ABG Dijual Teman Sendiri ke pria Hidung Belang

Pantun Karo

Bulung birah bulung parira,
Rimo mungkur mbelah itaka.
Pulung me sendah kita kerina,
Meriah ukur ersada

kata.Ikuit keroncong embus terompet,
Ntabeh sorna man beginken,
Cekoh koncang gargari dompet,
Ongkos mulih saja tadingken,

Enda itaka si rimo mungkur,
Bunga rampe man perpangiren,
Belasken kata turiken ukur
Bapa nande ole ketadingen

Kabang ndukur Kulau terue,
Ibas bernehna isuan lacina.
Ola min ukur ermbue-mbue
Nuriken gegeh asa bancina.

Ersuli tualah mumbang,
Bunga melati ibas galahna.
Ukur mehuli rikut numbang,
Ate nampati lalit salahna.

Mantek kuta mbelin gunana,
Inganta jumpa Dibata Bapa.
Rende ertoto megi pedah Na,
Rikut pe mindo pasu-pasu Na.

Keleng ate nandangi teman
Mehamat kata ntabeh ranan,
Lagu mehuli gelah ibahan,
Ibas pertingkah sejaga-jagan,
Ibas silitna siela-elan,
Radu irasken maba baban,
Nggeluh arus sipehaga-hagan,

 Arus terbeluh kita erteman
Pekena-kena ncibalken ranan,
Langkah pandangan olah ibahan,
Ibas pusuh arus kap siangkan,
Sipersingeten ibas kelupan,
Jumpa simberat sikata-katan,
Di pangan ntabeh radu ipan.

 Nggeluh sisada tentu melungun,
Lalit teman sikeleng-kelengen,
Kerina kalak siakap pandangen,
Kita saja siakap jadi ikuten,

Kune kita nggo erban salah,
Ola teridah biak pekulah-kulah,
Pertingkah olah mbuesa ulah,
Pengkebet pe ola bagi singulah,
Terus terang akuken me gelah,
Pusuh jadi salang, ukur pe meriah,
Rezeki pe tentu ertambah-tambah,
Ate malem pe nandangi turah

Baba cekala ku Tigajumpa,
Gelah situkur minak mentega.
Sepala nggo me kita jumpa,
Ersada ukur mantek gereja

Saringkulit taneh tenggiring,
Baba durian nukur kemeja.
Ola min lit sitading-tading
Muat bagin mbangun kuta

Ipakena baju er-renda,
Ertumba-tumba beras babana.
Kataken arena belasken arenda,
Erlumba-lumba pepulung dana

Meratah nina bulung cekala,
Nipe sore iteruh uratna.
Pepulung dana erpala-pala
Tentu me jore bagi oratna


Asar ndukur Asamkumbang,
Namopunti mbue bungana.
Ersada ukur raduken numbang,
Rikut nampati mbelin gunana.

Ersadalah arih ibas mbangun,
Ola mbiar mereken silitna.
Sebab bagi putiken terbangun,
Iputika maka tambah bulungna

Perbahanenta ngenca man usihen,
Ibas pengerana ia ersukaten,
La ngeranaken ia ersukaten,
Bagi rubia itengah kerangen,
Radu ia pe kap sitendengen,
Tapi jelma ibas kegeluhen,
Arus kapen sitalang-tatangen.

Adi menganjang babah ngerana
Erbelas kata La ngangkar bana,
Kata soranta siakapo sipayona,
La kepn ngasup kalak megissa,
Piah tuah me atena gila,
Bene pe dungna sikelna jumpa,
Dungna kita rukur sisada.

Tadingken gelah ukur meganjang,
Biak mekarus ola penjangjang,
Ngerana nigen ola megombang,
Ibas salahta nggit min ipandang,

Ola peturah ate kalak mamang,
Lagu langkah rusur La nembang,
Rikut pengkebet Ia tersuriang,
Gelah sempat kita terbuang,
Ate kalak nembeh segedang-gedang