Mengenai Saya
Senin, 11 April 2011
Ula Bangger Bangger
Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tips-tricks/cara-buat-read-more-di-blogger-baru/
Kamis, 07 April 2011
Sabtu, 02 April 2011
Puisi Cinta Aku Untukmu Sayang
Aku masih disini Terpaku, termenung, terdiam
Dalam kelam dan gelapnya malam
Melayang angan dan fikiran
Entah,,menuju kemana arahnya
Akupun masih disini..
menelusuri detik demi detik
Waktu yang berjalan mengukir kenangan
Senyum, tawa, sedih, dan gembira
Semua menyatu dalam perasaan
Aku masih disini
Menanti…berharap..
Aku masih tetap disini
Memeluk bayangmu dalam kegelapan
Mendekap Kasihmu dalam hening malam
Aku,,untukmu sayang ........
Dalam kelam dan gelapnya malam
Melayang angan dan fikiran
Entah,,menuju kemana arahnya
Akupun masih disini..
menelusuri detik demi detik
Waktu yang berjalan mengukir kenangan
Senyum, tawa, sedih, dan gembira
Semua menyatu dalam perasaan
Aku masih disini
Menanti…berharap..
Aku masih tetap disini
Memeluk bayangmu dalam kegelapan
Mendekap Kasihmu dalam hening malam
Aku,,untukmu sayang ........
Cinta Kasihku
cinta dan kasihmu tidak pernah hilang
walaupun kita tidak dapat bersama
namun cintamu akan tetap tinggal di hatiku
walaupun kita tidak dapat bersama
namun cintamu akan tetap tinggal di hatiku
Perpisahan CInta Sejati
Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati
Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan
Namun, kita tlah tahuKita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu
Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama
Sahabatku tercinta!!Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup
Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati
Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan
Namun, kita tlah tahuKita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu
Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama
Sahabatku tercinta!!Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup
Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela
PANTUN CINTA
Anak itik mulailah terbang
Ambilkan dedak berilah makan
Janganlah adik merasa bimbang
Segala kehendak abang tunaikan
Membawa peti dari malaka
Berisi pakaian si anak raja
Kalau hati sudah merasa suka
Semua keadaan indah di mata
Ikan batu di atas bara
Pohon selasih di tepi kota
Pikiran buntu badan sengsara
Bila kekasih jauh di mata
Ada budak membuang dedak
Penuh setimba di celah batu
Berdua tidak, bertiga pun tidak
Kekasih hamba hanyalah satu
Di celah batu bunga terselit
Lembut debu bunga seroja
Kasih tuan kasih di kulit
Tanam tebu di bibir saja
Rumah di kota amatlah bersih
Tempat bermain si orang kaya
Berpantang mata berasa kasih
Jumpa yang lain lupakan saya
Pokok selasih pokok bayam
Dalam kepuk buah berangan
Seorang kasih seorang sayang
Tidak bertepuk sebelah tangan
Rumput kuberantas habis rata
Burung serindik mematuk betik
Beribu melintas di depan mata
Hanyalah adik yang paling cantik
Menjadi tamu di hari raya
Penganan sura rasanya tawar
Hendak bertemu apakah daya
Hanya suara menjadi penawar
Dinda cantik tinggi semampai
Dada bidang rambut mengurai
Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai
Walau banyak bunga di taman
Bungan mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang
Pohon selasih tumbuh melata
Tumbuh perdu jauh di sana
Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana
Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata
Hujan basah habis pun basah
Duduk sendiri tidak mengapa
Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa
Bunga saya bunga melati
Bunga-bungaan harum baunya
Kasih saya sepenuh hati
Kasih tuan ke mana hinggapnya
Pungguk terbang di atas awan
Hampir tak terlihat oleh mata
Kalau hati rindu-rinduan
Rindu di hati meronta-ronta
Anak itik di sambar elang
Dari sumur sampai ke kali
Tinggalkan adik abang kan pulang
Panjang umur jumpa kembali
Putri di taman memakai gelang
Rambut berurai bawa mahkota
Bunga idaman disambar orang
Jatuh berderai si air mata
Sayang-sayang mabuk kepayang
Bunga di taman disunting kumbang
Belum dapat abang disayang
Sudah dapat abang dibuang
Melompat belalang di atas kapuk
Melihat orang hendak berperang
Alangkah malang si bujang lapuk
Bunga di tangan disambar orang
Kalau ada sumur di ladang
Mandi jangan di bulan terang
Sudah nasib celaka badan
Tunangan hilang dibawa orang
Ikan di laut garam di darat
Dalam kuali bertemu jua
Hati terpaut janji terikat
Atas pelamin bertemu jua
Ikan di laut asam di darat
Dalam kuali bertemu jua
Orang jauh berkirim surat
Berkali-kali dibaca juga
Sayang selasih tidak berbunga
Engganlah kumbang untuk menyapa
Sayang kekasih tidak setia
Badan merana kini jadinya
Bunga yang malang jaga dirimu
Janganlah layu sebelum kembang
Pupuklah iman dalam hatimu
Kalau kau layu dibuang orang
Ukir-ukirlah si kayu jati
Jadikanlah sebuah jambangan
Pikir-pikirlah sebelum terjadi
Jangan menyesal kemudian
Berbaju batik mata memikat
Melirik senyuman memukau semua
Duhai cantik saya terpikat
Bolehkah tahu siapa namanya
Bunyi lagu membangkit suasana
Bunga mekar di depan mata
Sunyi rasa tak dapat bersama
Kekasih hati jauh di sana
Layang-layang terputus tali
Jatuh ke bumi melayang laju
Duhai kekasih aku berjanji
Aku tercipta hanya untukmu
Hujan turun laut memburu
Dingin malam mengusik kalbu
Biar batu menjadi debu
Aku tetap sayang padamu
Ada jantung ada debaran
Ingin bertanya tetapi malu
Kumenunggu penuh harapan
Sudikah engkau menerimaku
Kelap-kelip bintang bertaburan
Cuma satu yang tampak terang
Sungguh banyak gadis pilihan
Hanya dinda yang paling kusayang
Kelap-kelip bintang bertaburan
Begitu indah bagai berlian
Sungguh banyak gadis menawan
Hanya dinda yang kurindukan
Kelap-kelip di tengah malam
Cahaya bintang sangat menawan
Biar cinta banyak rintangan
Akan kujaga dengan kesetiaan
Kelap-kelip bintang seribu
Indah menawan di tengah malam
Sungguh aku sedang merindu
Rindu di hati yang paling dalam
Kelap-kelip bintang menari
Indahnya bagai mata bidadari
Dinda kuharap menjaga diri
Untuk diriku sampai ku kembali ..
Ambilkan dedak berilah makan
Janganlah adik merasa bimbang
Segala kehendak abang tunaikan
Membawa peti dari malaka
Berisi pakaian si anak raja
Kalau hati sudah merasa suka
Semua keadaan indah di mata
Ikan batu di atas bara
Pohon selasih di tepi kota
Pikiran buntu badan sengsara
Bila kekasih jauh di mata
Ada budak membuang dedak
Penuh setimba di celah batu
Berdua tidak, bertiga pun tidak
Kekasih hamba hanyalah satu
Di celah batu bunga terselit
Lembut debu bunga seroja
Kasih tuan kasih di kulit
Tanam tebu di bibir saja
Rumah di kota amatlah bersih
Tempat bermain si orang kaya
Berpantang mata berasa kasih
Jumpa yang lain lupakan saya
Pokok selasih pokok bayam
Dalam kepuk buah berangan
Seorang kasih seorang sayang
Tidak bertepuk sebelah tangan
Rumput kuberantas habis rata
Burung serindik mematuk betik
Beribu melintas di depan mata
Hanyalah adik yang paling cantik
Menjadi tamu di hari raya
Penganan sura rasanya tawar
Hendak bertemu apakah daya
Hanya suara menjadi penawar
Dinda cantik tinggi semampai
Dada bidang rambut mengurai
Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai
Walau banyak bunga di taman
Bungan mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang
Pohon selasih tumbuh melata
Tumbuh perdu jauh di sana
Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana
Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata
Hujan basah habis pun basah
Duduk sendiri tidak mengapa
Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa
Bunga saya bunga melati
Bunga-bungaan harum baunya
Kasih saya sepenuh hati
Kasih tuan ke mana hinggapnya
Pungguk terbang di atas awan
Hampir tak terlihat oleh mata
Kalau hati rindu-rinduan
Rindu di hati meronta-ronta
Anak itik di sambar elang
Dari sumur sampai ke kali
Tinggalkan adik abang kan pulang
Panjang umur jumpa kembali
Putri di taman memakai gelang
Rambut berurai bawa mahkota
Bunga idaman disambar orang
Jatuh berderai si air mata
Sayang-sayang mabuk kepayang
Bunga di taman disunting kumbang
Belum dapat abang disayang
Sudah dapat abang dibuang
Melompat belalang di atas kapuk
Melihat orang hendak berperang
Alangkah malang si bujang lapuk
Bunga di tangan disambar orang
Kalau ada sumur di ladang
Mandi jangan di bulan terang
Sudah nasib celaka badan
Tunangan hilang dibawa orang
Ikan di laut garam di darat
Dalam kuali bertemu jua
Hati terpaut janji terikat
Atas pelamin bertemu jua
Ikan di laut asam di darat
Dalam kuali bertemu jua
Orang jauh berkirim surat
Berkali-kali dibaca juga
Sayang selasih tidak berbunga
Engganlah kumbang untuk menyapa
Sayang kekasih tidak setia
Badan merana kini jadinya
Bunga yang malang jaga dirimu
Janganlah layu sebelum kembang
Pupuklah iman dalam hatimu
Kalau kau layu dibuang orang
Ukir-ukirlah si kayu jati
Jadikanlah sebuah jambangan
Pikir-pikirlah sebelum terjadi
Jangan menyesal kemudian
Berbaju batik mata memikat
Melirik senyuman memukau semua
Duhai cantik saya terpikat
Bolehkah tahu siapa namanya
Bunyi lagu membangkit suasana
Bunga mekar di depan mata
Sunyi rasa tak dapat bersama
Kekasih hati jauh di sana
Layang-layang terputus tali
Jatuh ke bumi melayang laju
Duhai kekasih aku berjanji
Aku tercipta hanya untukmu
Hujan turun laut memburu
Dingin malam mengusik kalbu
Biar batu menjadi debu
Aku tetap sayang padamu
Ada jantung ada debaran
Ingin bertanya tetapi malu
Kumenunggu penuh harapan
Sudikah engkau menerimaku
Kelap-kelip bintang bertaburan
Cuma satu yang tampak terang
Sungguh banyak gadis pilihan
Hanya dinda yang paling kusayang
Kelap-kelip bintang bertaburan
Begitu indah bagai berlian
Sungguh banyak gadis menawan
Hanya dinda yang kurindukan
Kelap-kelip di tengah malam
Cahaya bintang sangat menawan
Biar cinta banyak rintangan
Akan kujaga dengan kesetiaan
Kelap-kelip bintang seribu
Indah menawan di tengah malam
Sungguh aku sedang merindu
Rindu di hati yang paling dalam
Kelap-kelip bintang menari
Indahnya bagai mata bidadari
Dinda kuharap menjaga diri
Untuk diriku sampai ku kembali ..
Doa satu menit
Tuhan Yesus,
terima kasih untuk ladang yang telah Tuhan sediakan kepada kami,
di mana kami dapat bekerja dan berkarya,
mempergunakan dan mengembangkan
talenta yang Engkau berikan,
serta mencari nafkah.
Kami mengingat akan sesama yang sampai
saat ini masih berjuang untuk mencari
pekerjaan,kami berdoa mohon pertolonganMu
atas mereka.
Kami tau bahwa saat ini tidaklah mudah
untuk mencari pekerjaan,banyak para muda mudi
yang baru lulus dari Universitas pun belum
mendapatkan pekerjaan.
Bahkan banyak kepala rumah tangga ataupun
istri yang stress dan depresi,
dan mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya
karena tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarganya.
Ya Tuhan,
kami sedih jika mendengar berita ada begitu banyak
orang yang tertekan oleh beban ekonomi yang
berat, dan mereka menjadi kehilangan pengharapan.
Kami mohon berilah pertolonganMu Tuhan,
bimbinglah mereka yang sedang berjuang mencari
pekerjaan ini,agar ada kesempatan – kesempatan
yang terbuka bagi mereka untuk mendapatkan
tawaran pekerjaan,dan mereka dapat mengikuti
setiap test atau interview dengan baik,dan
diterima bekerja sesuai dengan talenta maupun
bidang yang mereka tekuni.
Tolonglah mereka untuk dapat mengatasi
segala rintangan,dan taruh di hati mereka
pengharapan yang tak pernah pupus,percaya
bahwa Engkau Tuhan adalah Allah yang perduli,
yang akan memberikan apa yang mereka perlukan,
yang akan mencukupi setiap kebutuhan mereka,
yang akan menjawab setiap permohonan doa yang
dinaikkan dengan sungguh – sungguh.
Jangan biarkan mereka cepat untuk menjadi putus asa,
melainkan beri mereka kekuatan dan semangat
untuk tetap berjuang dalam menghadapi
berbagai pencobaan dan rintangan dalam hidup ini.
KepadaMu ya Tuhan,
kami panjatkan doa permohonan ini.
terima kasih untuk ladang yang telah Tuhan sediakan kepada kami,
di mana kami dapat bekerja dan berkarya,
mempergunakan dan mengembangkan
talenta yang Engkau berikan,
serta mencari nafkah.
Kami mengingat akan sesama yang sampai
saat ini masih berjuang untuk mencari
pekerjaan,kami berdoa mohon pertolonganMu
atas mereka.
Kami tau bahwa saat ini tidaklah mudah
untuk mencari pekerjaan,banyak para muda mudi
yang baru lulus dari Universitas pun belum
mendapatkan pekerjaan.
Bahkan banyak kepala rumah tangga ataupun
istri yang stress dan depresi,
dan mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya
karena tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarganya.
Ya Tuhan,
kami sedih jika mendengar berita ada begitu banyak
orang yang tertekan oleh beban ekonomi yang
berat, dan mereka menjadi kehilangan pengharapan.
Kami mohon berilah pertolonganMu Tuhan,
bimbinglah mereka yang sedang berjuang mencari
pekerjaan ini,agar ada kesempatan – kesempatan
yang terbuka bagi mereka untuk mendapatkan
tawaran pekerjaan,dan mereka dapat mengikuti
setiap test atau interview dengan baik,dan
diterima bekerja sesuai dengan talenta maupun
bidang yang mereka tekuni.
Tolonglah mereka untuk dapat mengatasi
segala rintangan,dan taruh di hati mereka
pengharapan yang tak pernah pupus,percaya
bahwa Engkau Tuhan adalah Allah yang perduli,
yang akan memberikan apa yang mereka perlukan,
yang akan mencukupi setiap kebutuhan mereka,
yang akan menjawab setiap permohonan doa yang
dinaikkan dengan sungguh – sungguh.
Jangan biarkan mereka cepat untuk menjadi putus asa,
melainkan beri mereka kekuatan dan semangat
untuk tetap berjuang dalam menghadapi
berbagai pencobaan dan rintangan dalam hidup ini.
KepadaMu ya Tuhan,
kami panjatkan doa permohonan ini.
TERAKHIR KALINYA
Seucap kata membuat hati terluka
satu pilihan yg berujung kekecewaan
suatu keputusan yang dipikir secara logika
mengakibatkan kehancuran bergejolak permasalahan
andai saja kubisa, andai saja ku sanggup
andai saja kudapat berucap
akan ku peluk kau yang erat tuk terakhir kalinya
tapi sayang, ku tak sanggup tuk melihat langsung itu semua
dan ku hanya dapat berucap “maaf, maafkan aku,
i cant love u forever, im sorry, good bye..
slamat jalan, tak ada lagi kata yang merasuki fikirku
tapi kekecewaan karna tak bisa memberikan suatu pilihan
pasti yg akan membawamu bangun dari tidur tak berdaya
i love u .........
satu pilihan yg berujung kekecewaan
suatu keputusan yang dipikir secara logika
mengakibatkan kehancuran bergejolak permasalahan
andai saja kubisa, andai saja ku sanggup
andai saja kudapat berucap
akan ku peluk kau yang erat tuk terakhir kalinya
tapi sayang, ku tak sanggup tuk melihat langsung itu semua
dan ku hanya dapat berucap “maaf, maafkan aku,
i cant love u forever, im sorry, good bye..
slamat jalan, tak ada lagi kata yang merasuki fikirku
tapi kekecewaan karna tak bisa memberikan suatu pilihan
pasti yg akan membawamu bangun dari tidur tak berdaya
i love u .........
Kisah Cinta yang Menyakiti ..!!!
Saat berada pertama kali melihatmu
getar rasa dalam dada….
lama lama perasaan ku ke kamu semakin dalam
dan saat kamu mengatakan cinta….
ku terbuai dalam kata kata indah mu…
tapi siapa yang bisa menebak!!!
kalau ternyata kamu hanya mempermainkan perasaan dan cinta yang terlanjur telah
ku berikan padamu…..
dan kau lebih memilih dia dari pada ku
yang jelas jelas telah menerima kamu apa adanya
apa kau tahu sakitinya hatiku karena ulahmu ?
apa kamu tahu betapa menderitanya aku ?
kenapa kau mempermainkan cinta tulus ini !!
apa salah ku sehingga kau meyakitiku ?
getar rasa dalam dada….
lama lama perasaan ku ke kamu semakin dalam
dan saat kamu mengatakan cinta….
ku terbuai dalam kata kata indah mu…
tapi siapa yang bisa menebak!!!
kalau ternyata kamu hanya mempermainkan perasaan dan cinta yang terlanjur telah
ku berikan padamu…..
dan kau lebih memilih dia dari pada ku
yang jelas jelas telah menerima kamu apa adanya
apa kau tahu sakitinya hatiku karena ulahmu ?
apa kamu tahu betapa menderitanya aku ?
kenapa kau mempermainkan cinta tulus ini !!
apa salah ku sehingga kau meyakitiku ?
KAU YANG DISANA
Apa kabar sayangku
Kau yang nun jauh di mata
Kau yang tak pernah aku lihat lagi
Senyum mu... Tawa mu dan aroma tubuh mu
Tak kan pernah hilang di hatiku
Takkan pernah kubiarkan cinta mu tenggelam
Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi
Ingin ku rajut kembali asrama sperti yang dulu
Disaat kita selalu mengungkapkan isi hati kita
Disaat kita berbagi suka duka
Andai saja ku bisa mengubah takdir ini
Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku
Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku
Ku ingin kau kembali di sisiku....
Semoga cinta kita takkan pernah pudar
Seiring berjalannya waktu
Semoga Kau dan aku tetap menjadi satu
Walai cobaan ini terasa berat....
Biarkan cinta kita tetap menyatu
Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati
Biarkan Jarak menjadi penghalang mata kita...
Tetapi Hati kita takkan pernah berpisah .....
Kau yang nun jauh di mata
Kau yang tak pernah aku lihat lagi
Senyum mu... Tawa mu dan aroma tubuh mu
Tak kan pernah hilang di hatiku
Takkan pernah kubiarkan cinta mu tenggelam
Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi
Ingin ku rajut kembali asrama sperti yang dulu
Disaat kita selalu mengungkapkan isi hati kita
Disaat kita berbagi suka duka
Andai saja ku bisa mengubah takdir ini
Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku
Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku
Ku ingin kau kembali di sisiku....
Semoga cinta kita takkan pernah pudar
Seiring berjalannya waktu
Semoga Kau dan aku tetap menjadi satu
Walai cobaan ini terasa berat....
Biarkan cinta kita tetap menyatu
Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati
Biarkan Jarak menjadi penghalang mata kita...
Tetapi Hati kita takkan pernah berpisah .....
Sakitnya Hati Yang Terluka
Duduk terdiam dan termangu yang kulakukan
Hanya linangan air mata yang kurasakan
Hati terasa tersayat belati cinta
Begitu perih dan menyakitkan...
Kenapa baru sekarang aku merasakan?
Setelah hatiku merasa kebahagian
Begitu senang dan ingin terbang rasanya
Hingga aku lupa siapa aku sebenarnya!!!
Aku ingin sekali mengutuk dirinya
Karena dia berani membuat hatiku terluka
Cukup sekali ini saja aku merasakannya kejamnya percintaan.
Dan aku ingin sekali melihat dia terluka dan tersiksa oleh kejamnya cinta....
"Agar dia juga meraskan,apa yang telah aku rasakan saat ini"
Mencintai dengan sepenuh hatiku
Seluruh jiwa dan ragaku,tlah ku serahkn untukmu
Hanya tinggal rasa dan kulitku saja yang tersisa
Begitu besar cintaku padamu
Hanya hitungan hari aku berhubungan denganmu
diselembar kertas kita tlah mengukir mimpi
Begitu indah mimpi itu bagiku
Sehingga begitu sulit untuk aku lupakan.
Kau menanam benih-benih cinta di hatiku
Mereka semua,tumbuh subur tanah perasaanku
Namun semua tlah layu karena perubahan dirimu
Karena hanya hujan air mata yang slalu menyiraminya
Sehingga mereka enggan untuk tumbuh lagi!!
Karena yang mereka harapkan adalah hujan kasih sayang,
bukan hujan air mata!!
Aku sadari,memang sikapmu kini tlah berubah!!
Dulu hatiku secerah pagi dan seindah malam
Tapi kini tinggallah malam yang tak berbintang.
Setelah kau pergi dari hatiku,
Aku gak tau kau akan tau isi hatiku!!!!
Apakah seperti itu rasa cinta sesaat????
Pesan Tulisan: apabila mencintai,janganlah setulus hati apabila kamu belum mengenal isi hatinya!!!!
Hanya linangan air mata yang kurasakan
Hati terasa tersayat belati cinta
Begitu perih dan menyakitkan...
Kenapa baru sekarang aku merasakan?
Setelah hatiku merasa kebahagian
Begitu senang dan ingin terbang rasanya
Hingga aku lupa siapa aku sebenarnya!!!
Aku ingin sekali mengutuk dirinya
Karena dia berani membuat hatiku terluka
Cukup sekali ini saja aku merasakannya kejamnya percintaan.
Dan aku ingin sekali melihat dia terluka dan tersiksa oleh kejamnya cinta....
"Agar dia juga meraskan,apa yang telah aku rasakan saat ini"
Mencintai dengan sepenuh hatiku
Seluruh jiwa dan ragaku,tlah ku serahkn untukmu
Hanya tinggal rasa dan kulitku saja yang tersisa
Begitu besar cintaku padamu
Hanya hitungan hari aku berhubungan denganmu
diselembar kertas kita tlah mengukir mimpi
Begitu indah mimpi itu bagiku
Sehingga begitu sulit untuk aku lupakan.
Kau menanam benih-benih cinta di hatiku
Mereka semua,tumbuh subur tanah perasaanku
Namun semua tlah layu karena perubahan dirimu
Karena hanya hujan air mata yang slalu menyiraminya
Sehingga mereka enggan untuk tumbuh lagi!!
Karena yang mereka harapkan adalah hujan kasih sayang,
bukan hujan air mata!!
Aku sadari,memang sikapmu kini tlah berubah!!
Dulu hatiku secerah pagi dan seindah malam
Tapi kini tinggallah malam yang tak berbintang.
Setelah kau pergi dari hatiku,
Aku gak tau kau akan tau isi hatiku!!!!
Apakah seperti itu rasa cinta sesaat????
Pesan Tulisan: apabila mencintai,janganlah setulus hati apabila kamu belum mengenal isi hatinya!!!!
Di Tinggal Kekasih
Untuk apakah diri ini termangu
Demi siapakah hati ini berseru
Dimana lagi harus kucari bayangmu
Sampai kapankah ku harus menunggu
Ku berpikir bagaimana lagi caraku mengadu
Di benakku hanya tersimpan tanya mengapa engkau berlalu meninggalkanku
Dalam kesunyian aku mencari
Jawaban rindu yang terus menyakiti
Di bawah terik mentari aku menanti
Kehadiranmu wahai penyejuk hati
Dalam bayang keraguan yang senantiasa menguasai
Namun ku takkan pernah menyerah
Meski raga ini begitu lelah
Raga yang penuh rasa bersalah
Raga yang selalu kalah
Saat berperang melawan amarah
Namun selalu kucoba melangkah
Hadapi semua cobaan meski tiada arah ....
Demi siapakah hati ini berseru
Dimana lagi harus kucari bayangmu
Sampai kapankah ku harus menunggu
Ku berpikir bagaimana lagi caraku mengadu
Di benakku hanya tersimpan tanya mengapa engkau berlalu meninggalkanku
Dalam kesunyian aku mencari
Jawaban rindu yang terus menyakiti
Di bawah terik mentari aku menanti
Kehadiranmu wahai penyejuk hati
Dalam bayang keraguan yang senantiasa menguasai
Namun ku takkan pernah menyerah
Meski raga ini begitu lelah
Raga yang penuh rasa bersalah
Raga yang selalu kalah
Saat berperang melawan amarah
Namun selalu kucoba melangkah
Hadapi semua cobaan meski tiada arah ....
Wari enda ..Wari Si badia ...
Dibata Kap Njagaisa
Dibata kap njagaisa gedang berngi
aku medem nderbih nai,
Je medak aku bas erpagi-pagi
GelarNdu kupebelin ras kupuji,
Wari enda wari ni Dibata ale,
Sialoken janh m’riah lah ukurta
Dage baNa ‘ndesken keg’luhenta ale
Bas nembah muji g’lar Na si Badia
Kawali dage aku gedang wari
Meriah ‘tahsa gulut gia sekali
Pesalanglah ukurku genduari ‘
lah banci kualoken simehuli
Temani ibas aku ngelayasi
Dahin si lenga tembe kudahi
Si murde gelah banci salangsai
B’rekenNdu bangku gegeh lako ndungi ..
TuahiNdulah sanga aku encari
Muat asam kegeluhen teptep wari
Gia iblis ng’rimrim la erngadi-ngadi
Ras kam tentu ukurku enggo sipi ..
anak-anakndu si badia ...
ersemulih ka kami Tuhan ngaloken kesahndu si badia e .
janah i dudurkendu alu tandu si melias ...
Jenari kami pe labo lupa ertoto ..
janah muji gelarndu sibadia ...
Amin ....
Dibata kap njagaisa gedang berngi
aku medem nderbih nai,
Je medak aku bas erpagi-pagi
GelarNdu kupebelin ras kupuji,
Wari enda wari ni Dibata ale,
Sialoken janh m’riah lah ukurta
Dage baNa ‘ndesken keg’luhenta ale
Bas nembah muji g’lar Na si Badia
Kawali dage aku gedang wari
Meriah ‘tahsa gulut gia sekali
Pesalanglah ukurku genduari ‘
lah banci kualoken simehuli
Temani ibas aku ngelayasi
Dahin si lenga tembe kudahi
Si murde gelah banci salangsai
B’rekenNdu bangku gegeh lako ndungi ..
TuahiNdulah sanga aku encari
Muat asam kegeluhen teptep wari
Gia iblis ng’rimrim la erngadi-ngadi
Ras kam tentu ukurku enggo sipi ..
anak-anakndu si badia ...
ersemulih ka kami Tuhan ngaloken kesahndu si badia e .
janah i dudurkendu alu tandu si melias ...
Jenari kami pe labo lupa ertoto ..
janah muji gelarndu sibadia ...
Amin ....
KENANGAN SAAT BERSAMA MU
S
atu persatu semua pergi meninggalkan..................
aku tinggallah diriku sendiri berteman sepi.............
indah masih terasa saat-saat bersamamu dulu..........
bahagia terasa saat itu..........
namun sekarang dirimu sekarang sudah ada yang memiliki...
dia memang yang pantas untukmu...
mungkin sudah takdir ini takkan pernah kusesali sayang ini....
tak pernah ku sesali cinta ini...
kan kusimpan selalu dalam hati ini kan...
kujadikan lembaran kenangan dalam hati...
kenangan tentangmu kenangan saat bersamamu . ...
kenangan yang kan kubawa sampai akhir hidupku ...
atu persatu semua pergi meninggalkan..................
aku tinggallah diriku sendiri berteman sepi.............
indah masih terasa saat-saat bersamamu dulu..........
bahagia terasa saat itu..........
namun sekarang dirimu sekarang sudah ada yang memiliki...
dia memang yang pantas untukmu...
mungkin sudah takdir ini takkan pernah kusesali sayang ini....
tak pernah ku sesali cinta ini...
kan kusimpan selalu dalam hati ini kan...
kujadikan lembaran kenangan dalam hati...
kenangan tentangmu kenangan saat bersamamu . ...
kenangan yang kan kubawa sampai akhir hidupku ...
{ENGKAU LAH BERSERTAKU }
Tuhan Yesus Juru Selamat,
Waktu bergulir terus, minggu demi minggu begitu cepat berlalu tanpa terasa.
Jika aku merenungkan semua hal yang terjadi dalam hidupku, aku sangat bersyukur karena Engkau Tuhan yang senantiasa
berada di sampingku dan menyertai perjalanan hidupku.
Meski jalan hidupku tak selalu mulus, kadang begitu berat dan sulit, namun dengan menjalaninya bersama-Mu,
bebanku lebih
ringan dan aku dimampukan untuk berjalan terus maju menatap ke depan.
Ya Tuhan Yesus,
Masih banyak hal – hal yang ingin kulakukan dan belum kulakukan.
Tolong aku Tuhan agar aku bijaksana dalam menggunakan waktu, sehingga tak ada yang terbuang percuma.
Jangan biarkan aku menunda-nunda pekerjaan atau hal-hal yang mesti aku lakukan.
Kiranya setiap kesempatan dan peluang yang ada dapat kugunakan dengan sebaik-baiknya, dan dimanapun ada
kesempatan untuk berbuat baik bagi sesama, biarlah aku dengan segera melakukannya.
Selama hidupku di dunia ini, aku ingin agar kehidupanku tidak sia-sia, tapi boleh menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan
namaMu Tuhan.
Puji dan syukur aku naikkan hanya bagi-Mu,
Tuhan Yesus Juru Selamatku.
AMIN ...
Waktu bergulir terus, minggu demi minggu begitu cepat berlalu tanpa terasa.
Jika aku merenungkan semua hal yang terjadi dalam hidupku, aku sangat bersyukur karena Engkau Tuhan yang senantiasa
berada di sampingku dan menyertai perjalanan hidupku.
Meski jalan hidupku tak selalu mulus, kadang begitu berat dan sulit, namun dengan menjalaninya bersama-Mu,
bebanku lebih
ringan dan aku dimampukan untuk berjalan terus maju menatap ke depan.
Ya Tuhan Yesus,
Masih banyak hal – hal yang ingin kulakukan dan belum kulakukan.
Tolong aku Tuhan agar aku bijaksana dalam menggunakan waktu, sehingga tak ada yang terbuang percuma.
Jangan biarkan aku menunda-nunda pekerjaan atau hal-hal yang mesti aku lakukan.
Kiranya setiap kesempatan dan peluang yang ada dapat kugunakan dengan sebaik-baiknya, dan dimanapun ada
kesempatan untuk berbuat baik bagi sesama, biarlah aku dengan segera melakukannya.
Selama hidupku di dunia ini, aku ingin agar kehidupanku tidak sia-sia, tapi boleh menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan
namaMu Tuhan.
Puji dan syukur aku naikkan hanya bagi-Mu,
Tuhan Yesus Juru Selamatku.
AMIN ...
Jumat, 01 April 2011
Sabtu, 26 Maret 2011
Minggu, 06 Maret 2011
Sabtu, 05 Maret 2011
Pantun Karo
Bulung birah bulung parira,
Kabang ndukur Kulau terue,
Ibas bernehna isuan lacina.
Ola min ukur ermbue-mbue
Nuriken gegeh asa bancina.
Ipakena baju er-renda,
Rimo mungkur mbelah itaka.
Pulung me sendah kita kerina,
Meriah ukur ersada
Pulung me sendah kita kerina,
Meriah ukur ersada
kata.Ikuit keroncong embus terompet,
Ntabeh sorna man beginken,
Cekoh koncang gargari dompet,
Ongkos mulih saja tadingken,
Ntabeh sorna man beginken,
Cekoh koncang gargari dompet,
Ongkos mulih saja tadingken,
Enda itaka si rimo mungkur,
Bunga rampe man perpangiren,
Belasken kata turiken ukur
Bapa nande ole ketadingen
Bunga rampe man perpangiren,
Belasken kata turiken ukur
Bapa nande ole ketadingen
Ibas bernehna isuan lacina.
Ola min ukur ermbue-mbue
Nuriken gegeh asa bancina.
Ersuli tualah mumbang,
Bunga melati ibas galahna.
Ukur mehuli rikut numbang,
Ate nampati lalit salahna.
Bunga melati ibas galahna.
Ukur mehuli rikut numbang,
Ate nampati lalit salahna.
Mantek kuta mbelin gunana,
Inganta jumpa Dibata Bapa.
Rende ertoto megi pedah Na,
Rikut pe mindo pasu-pasu Na.
Inganta jumpa Dibata Bapa.
Rende ertoto megi pedah Na,
Rikut pe mindo pasu-pasu Na.
Keleng ate nandangi teman
Mehamat kata ntabeh ranan,
Lagu mehuli gelah ibahan,
Ibas pertingkah sejaga-jagan,
Ibas silitna siela-elan,
Radu irasken maba baban,
Nggeluh arus sipehaga-hagan,
Mehamat kata ntabeh ranan,
Lagu mehuli gelah ibahan,
Ibas pertingkah sejaga-jagan,
Ibas silitna siela-elan,
Radu irasken maba baban,
Nggeluh arus sipehaga-hagan,
Arus terbeluh kita erteman
Pekena-kena ncibalken ranan,
Langkah pandangan olah ibahan,
Ibas pusuh arus kap siangkan,
Sipersingeten ibas kelupan,
Jumpa simberat sikata-katan,
Di pangan ntabeh radu ipan.
Pekena-kena ncibalken ranan,
Langkah pandangan olah ibahan,
Ibas pusuh arus kap siangkan,
Sipersingeten ibas kelupan,
Jumpa simberat sikata-katan,
Di pangan ntabeh radu ipan.
Nggeluh sisada tentu melungun,
Lalit teman sikeleng-kelengen,
Kerina kalak siakap pandangen,
Kita saja siakap jadi ikuten,
Kerina kalak siakap pandangen,
Kita saja siakap jadi ikuten,
Kune kita nggo erban salah,
Ola teridah biak pekulah-kulah,
Pertingkah olah mbuesa ulah,
Pengkebet pe ola bagi singulah,
Terus terang akuken me gelah,
Pusuh jadi salang, ukur pe meriah,
Rezeki pe tentu ertambah-tambah,
Ate malem pe nandangi turah
Ola teridah biak pekulah-kulah,
Pertingkah olah mbuesa ulah,
Pengkebet pe ola bagi singulah,
Terus terang akuken me gelah,
Pusuh jadi salang, ukur pe meriah,
Rezeki pe tentu ertambah-tambah,
Ate malem pe nandangi turah
Baba cekala ku Tigajumpa,
Gelah situkur minak mentega.
Sepala nggo me kita jumpa,
Ersada ukur mantek gereja
Gelah situkur minak mentega.
Sepala nggo me kita jumpa,
Ersada ukur mantek gereja
Saringkulit taneh tenggiring,
Baba durian nukur kemeja.
Ola min lit sitading-tading
Muat bagin mbangun kuta
Baba durian nukur kemeja.
Ola min lit sitading-tading
Muat bagin mbangun kuta
Ertumba-tumba beras babana.
Kataken arena belasken arenda,
Erlumba-lumba pepulung dana
Kataken arena belasken arenda,
Erlumba-lumba pepulung dana
Meratah nina bulung cekala,
Nipe sore iteruh uratna.
Pepulung dana erpala-pala
Tentu me jore bagi oratna
Nipe sore iteruh uratna.
Pepulung dana erpala-pala
Tentu me jore bagi oratna
Asar ndukur Asamkumbang,
Namopunti mbue bungana.
Ersada ukur raduken numbang,
Rikut nampati mbelin gunana.
Namopunti mbue bungana.
Ersada ukur raduken numbang,
Rikut nampati mbelin gunana.
Ersadalah arih ibas mbangun,
Ola mbiar mereken silitna.
Sebab bagi putiken terbangun,
Iputika maka tambah bulungna
Ola mbiar mereken silitna.
Sebab bagi putiken terbangun,
Iputika maka tambah bulungna
Perbahanenta ngenca man usihen,
Ibas pengerana ia ersukaten,
La ngeranaken ia ersukaten,
Bagi rubia itengah kerangen,
Radu ia pe kap sitendengen,
Tapi jelma ibas kegeluhen,
Arus kapen sitalang-tatangen.
Ibas pengerana ia ersukaten,
La ngeranaken ia ersukaten,
Bagi rubia itengah kerangen,
Radu ia pe kap sitendengen,
Tapi jelma ibas kegeluhen,
Arus kapen sitalang-tatangen.
Adi menganjang babah ngerana
Erbelas kata La ngangkar bana,
Kata soranta siakapo sipayona,
La kepn ngasup kalak megissa,
Piah tuah me atena gila,
Bene pe dungna sikelna jumpa,
Dungna kita rukur sisada.
Erbelas kata La ngangkar bana,
Kata soranta siakapo sipayona,
La kepn ngasup kalak megissa,
Piah tuah me atena gila,
Bene pe dungna sikelna jumpa,
Dungna kita rukur sisada.
Tadingken gelah ukur meganjang,
Biak mekarus ola penjangjang,
Ngerana nigen ola megombang,
Ibas salahta nggit min ipandang,
Biak mekarus ola penjangjang,
Ngerana nigen ola megombang,
Ibas salahta nggit min ipandang,
Ola peturah ate kalak mamang,
Lagu langkah rusur La nembang,
Rikut pengkebet Ia tersuriang,
Gelah sempat kita terbuang,
Ate kalak nembeh segedang-gedang
Lagu langkah rusur La nembang,
Rikut pengkebet Ia tersuriang,
Gelah sempat kita terbuang,
Ate kalak nembeh segedang-gedang
Selasa, 15 Februari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)













